Dulu, gue enggak pernah yakin, kalo setiap ada permasalahan yang rumit enggak bisa dipecahkan. Setiap ada permasalahan yang gue anggap enteng, sering kali gue abaikan. Sehingga bertumpuklah dan menjadi membukit. Tapi sedikit demi sedikit, gue merasakan kesalahan pada penalaran gue tersebut. Setiap permasalahan itu ada jalan keluarnya. Sesimpel apa yang tidak kita pikirkan.
Terus apa yang harus kita lakukan ? Setelah gue menjalani masalah demi masalah, gue mencoba untuk memecahnya seperti bab pada buku. Jadi setiap bab, harus gue selesaikan dan menanggapnya seperti PR di sekolah.
Ternyata, dengan kecerdasan dalam menyelesaikan masalah bukan hanya menggunakan kecerdasan semata. Melainkan kita harus bisa berfikir positif. Inilah point terpenting dalam menyelsaikan masalah. Jika kita sulit untuk menerimanya maka masalah akan semakin runyam. Berusahalah agar berfikiran positif. Karena hal-hal positif akan mendekati kita dan pastinya akan jauhblebih baik lagi.
Biasakanlah untuk menerjemahkan setiap masalah pada orang terdekat anda. Ini membantu anda, agar selalu mendapatkan support dan semangat. Semakin anda mengingat ucapan orang terdekat yang menyangkut masalah anda maka semakin positiflah pikiran anda.
Mingkin, gue hanya bisa nulis ini aja. Kita memecahkan masalah dengan cara kita sendiri. Dengan keyakinan dan semangat serta do'a yang tidak akan pudar.
Sabtu, 24 Januari 2015
Masalah demi masalah
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Siiip bener banget. Setuju sama tulisannya. kalo menurut widya juga sih kita harus menerjemahkan setiap masalah ke dalam bentuk hikmah juga. selain itu, berfikiran positif alias husnudzon ( berprasangka baik ) juga jadi point pertama yang penting dalam memecahkan masalah.
BalasHapusOh iya, btw kamu dapet award. coba cek disini ya -->> http://www.widyaherma.com/2015/01/tragedi-3-liebster-award.html
Oke deh, thank's buat kunjungannya.
HapusKalo aku ada masalah sih biasanya setelah beribadah, kemudian berdiam diri di perpustakaan, ditambah kuping kanan kiri ditutup sama earphone. Biar rileks ini pikiran :')
BalasHapusThank's buat tambahannya.
Hapus