BERSYUKUR. Kata guru agama gue, kita harus sebisa mungkin bersyukur apa yang kita dapat atau di kasih allah swt. Hidup harus mesti berjalan. Dengan islam sebagai pandangan hidup dan al-qur'an sebagai pedoman hidup, insyallah hidup akan terasa bahagia.
Apa kalian pernah melihat seseorang yang membunuh dirinya sendiri dengan cara "gantung diri" ?, apa kalian juga pernah melihat di televisi, karena keinginan untuk menjadi kaya seseorang melakukan pencurian atau melakukan ritual aneh ? Gue sendiri pun merasa aneh melihatnya. Dengan ritual yang aneh tengah malem ke kuburan nyari tali pocong atau yang lain sebagaunya . .. Harusnya mereka minta langsung ke keluarga almarhum . .. Tali pocong tersebut. Siapa tau masih ada sisa ? Heheh. Itulah orang-orang yang kurang bersyukur. Mereka mencari segala hal yang membuat dirinya menjadi kaya.
Kaya Raya. Siapa orang yang gak mau kaya raya ?, itu termasuk gue. Sehari-hari gue dalam keadaan keluarga yang sederhana. Bahkan kita harus bekerja bila menginginkan sesuatu. Jika sehari tidak bekerja maka uang sisa hanya untuk makan saja. Gue juga sempet berfikir,
bagaimana rasanya menjadi kaya raya ? Mungkin enak, mungkin juga enak. Jadi orang kaya enggak ada enggak enaknya.
Sehari-hari, gue bantuin bokap jualan di pasar malam. Disini banyak sekali orang jualan. Ada dagangannya yang rame banget, yang biasa dan juga ada yang sepi. Bokap berjualan di sektor makanan. *cie kata-katanya.
Dan menurut gue, paling enak jualan makanan. Karena kalo lagi sepi makanannya bisa kita makan sendiri.
Terkadang juga, sebagai pedagang kita juga pengen dagangan kita laris manis. Keuntungannya banyak punya waktu luang di rumah, duit juga banyak dan bisa tidur lebih awal untuk hari esok. Tapi setelah gue berfikir kalo dagangan kita laris manis itu artinya pembeli hanya membeli makanan kita. Dan mungkin pembeli juga memikirkan ulang uangnya untuk kebutuhan esok. Sementara pedagang lainnya hanya sebagian kecil mendapat pembeli.
Gue pernah baca di internet bahwa, "Allah swt, menyuruh kita agar kita tidak terlalu khawatir dengan rezeki. Karena setiap makhluk allah telah ditentukan rezekinya." dari tulisan tersebut gue memhami bahwa setiap makhluk ciptaan allah rezekinya sudah di atur. Mau besar atu kecil yang penting bagaimana cara kita memanfaatkanya dengan sebaik-baiknya. Gue yakin di balik kita bersyukur atas apa yang diberikan allah disitu juga ada yang ingin allah berikan lebih kepada kita. Jadi teruslah banyak-banyak bersyukur.
Salah satu penyebab kurangnya kita bersyukur adalah kita selalu melihat orang-orang yang ada diatas. Kita lupa ada juga orang yang dibawah kita, sehingga kita lupa dengan yang namanya "bersyukur".
Mungkin sekian dulu postingan dari gue pribadi, mungiin jika ada yang ingin menambahkan silahkan di tulis di komen. Nanti saya akan tambahkan di postingan ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar